Arti Cinta


Apa Arti Cinta? 
Assalamualaikum pembaca, marilah kita sama-sama memanjatkan puja dan puji syukur kita kepada Allah subhanallahu wa ta`ala karena pada hari ini kita masih diberi nikmat iman dan islam yg mana kedua nikmat itu hanya diberikan oleh Allah kepada manusia pilihan melalui Hidayah-Nya. Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wassalam serta para keluarga, sahabat,tabi`in,tabi`ut tabi`i`n, dan orang yg mengikuti jalan beliau sampai hari kiamat.

Permasalahan cinta dan asmara tidak akan habis dibahas,selalu membuat semangat pembaca dan pembahasannya. Problematikanya begitu kompleks,bahkan terkadang tidak bisa dicerna oleh akal sehat. Disisi lain, islam adalah agama yang lengkap,memberikan segala solusi untuk kemashalatan duniawi maupun ukhrawi. Termasuk juga permasalahan cinta dan asmara,sudah ada solusinya dalam islam.

Sebagaimana kisah seorang yahudi yang berkata kepada sahabat Salman Al-Farisi radhiyallahu `anhu, “Sungguh Nabi kalian – shallallahu `alaihi wassalam – telah mengajari kalian segala hal, termasuk tata cara buang air.”
Kemudian Salman menanggapi, “Betul! Sungguh kami dilarang menghadap kiblat saat buang air besar atau kecil. (Kami juga dilarang) cebok dengan menggunakan tangan kanan, cebok dengan kurang dari tiga batu,atau cebok dengan kotoran hewan atau tulang.” (HR.Muslim, no.262).

Apa itu cinta?
Begitu banyak manusia mendefinisikan cinta namun belum mampu mendefinisikan cinta secara jelas dan pasti seperti yg telah dikatakan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah sang ulama pakar hati : “ Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas. Bahkan bila didefinisikan, tidak akan ada hasilnya melainkan menambah kabur dan semakin kabur. Definisinya adalah keberadaan cinta itu sendiri. Cinta tidak bisa digambarkan dengan gambaran yg lebih jelas daripada perasaan cinta itu sendiri.” (Madarijus Salikin,3:11).

Bahkan ada yg mendefinisikan cinta dengan ungkapan, “Barangsiapa yg mencintai, pasti akan banyak menyebut(mengingat) yang dia cintai.”
Maksudnya jelas semisal apabila kita mencintai Allah maka kita akan senantiasa berdzikir(mengingat-Nya) dimanapun dan kapanpun, begitu juga jika kita mencintai Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wassalam maka kita akan bershalawat kepada beliau setiap waktu dan juga suka mengikuti sunnah-sunnah beliau. Mungkin itu saja yg bisa kami sampaikan dan Insya Allah artikel selanjutnya tentang Mabuk Cinta.
Wallahu a’lam bishawab. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

0 Response to "Arti Cinta"

Posting Komentar